Uncategorized

Militant Group Japanese Red Army’s Leader Out Of Prison After 20 Years

Fusako Shigenobu, pemimpin Tentara Merah yang terkenal, dibebaskan pada hari Sabtu setelah menghabiskan 20 tahun di penjara. Organisasi militan tersebut bertanggung jawab atas beberapa serangan teroris di seluruh dunia pada tahun 70-an dan 80-an.

Shigenobu (sekarang berusia 76 tahun) masuk penjara setelah mengoordinasikan penangkapan tahun 1974 atas Kedutaan Besar Prancis di Den Haag, Belanda, oleh kelompok kiri revolusioner yang ia dirikan tiga tahun sebelumnya di Lebanon.

Dalam serangan itu, anggota Tentara Merah Jepang menyandera duta besar Prancis dan pejabat lainnya, untuk memperdagangkan pembebasan salah satu peserta organisasi yang ditahan di Prancis.

Shigenobou mengambil mobil dari penjara medis di ibukota di pagi hari. Setelah dia turun dari kendaraan, simpatisan berlari ke arahnya dan datang untuk memeluknya.

Shigenobou Mendirikan Tentara Merah Jepang Pada tahun 1971

“Saya minta maaf karena telah menyakiti orang yang tidak saya kenal. Di masa depan, saya lebih memilih untuk fokus pada terapi dan pembelajaran saya,” Shigenobu, yang menerima pengobatan untuk kanker, mengatakan kepada wartawan di taman terdekat.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan sebelumnya, dia mengakui bahwa dia membuat “kesalahan”. Namun, dia menambahkan, “Saya bersyukur telah hidup sesuai dengan keinginan mengubah dunia untuk membuat perbedaan.”

“Jika Anda meminta saya untuk melakukannya sebagai salah satu saksi peristiwa, saya akan memenuhi bagian saya dalam memberikan refleksi dan ringkasan,” tulisnya.

Shigenobu Shigenobu pergi melarikan diri ke Timur Tengah pada tahun 1971, dan menghindari penangkapan sampai Prefektur Osaka menahannya pada tahun 2000.

Dia telah membubarkan Tentara Merah Kelompok Militan dari penjara pada tahun 2001. Kelompok tersebut bertujuan untuk menciptakan dunia untuk merevolusi sosialisme dengan melakukan berbagai serangan teroris tingkat tinggi.

Itu adalah penyebab serangan pada tahun 1972 di bandara Lod juga dikenal sebagai Ben Gurion, di Tel Aviv, di mana 20 orang tewas, dan lebih dari 70 terluka.

Kegiatan teroris mereka juga termasuk pendudukan kedutaan Swedia dan Amerika pada tahun 1975 Masehi. Mereka menuntut pembebasan rekan mereka yang ditahan di Jepang. Tak hanya itu, rombongan kembali mengambil alih pesawat Japan Airlines di dekat India.

Demikian pula, perbuatan mereka juga termasuk pengeboman kendaraan klub tentara AS di Italia, yang merenggut nyawa lima orang.

Putri Shigenobu, Mei, mengatakan kepada Kyodo News bahwa ibunya telah berhenti mengkhawatirkan kekerasan, tetapi dia ingin berbagi pemikirannya dengan dunia melalui media sosial.

Shigenobu akan terus menulis tentang penderitaan rakyat Palestina di tengah pendudukan Israel. Mei menjelaskan keduanya berniat tinggal di Jepang untuk sementara waktu.

Banyak anggota Tentara Merah berada di balik jeruji besi saat ini, namun tujuh anggota lagi masih buron. Polisi telah membuat perkiraan foto tentang bagaimana penampilan mereka sekarang dan mempublikasikannya.

Sumber: Kyodo

Baca juga tentang Pria Jepang Mencoba Menyalakan Kereta Peluru Untuk Meniru Insiden Halloween Minggu Lalu


Tampilan Postingan:
3

sdy totobet yang tersedia diatas tidak mesti diragukan ulang keaslian angka keluaran sidney atau no pengeluaran sydney nya karena website ini membuka langsung dengan website resmi live draw sdy yakni ” sydneypoolstoday.com ” , maka dari itu telah tentu angka atau nomer yang diberikan merupakan hasil syd yang sudah resmi dan sah. Result sydney hari ini live tercepat